AnambasNatuna

Gelombang 4 Meter di Perairan Natuna dan Anambas, Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Siklon Tropis 98W

728
×

Gelombang 4 Meter di Perairan Natuna dan Anambas, Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Siklon Tropis 98W

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Masyarakat Kabupaten Anambas dan Natuna di Kepulauan Riau diimbau waspada terhadap cuaca ekstrem yang dipicu oleh Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Cina Selatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam memprediksi dampak signifikan berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah ini.

BACA JUGA:  Sempat Dikira Lenyap Tanpa Jejak, Keberadaan 4 ABK Kapal Ikan Asal Anambas Akhirnya Terkuak!

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, menyebutkan bahwa bibit siklon dengan pusat sirkulasi di 3.2°LU dan 110.5°BT ini memiliki kecepatan angin maksimum 28 km/jam dan tekanan udara minimum 1005.5 hPa.

Meski potensi pembentukan siklon tropis dalam 72 jam mendatang tergolong rendah, dampaknya dirasakan langsung di wilayah perairan Natuna dan Anambas.

BACA JUGA:  Kerja Sama Natuna–Hainan: Angin Segar Bagi UMKM dan Pelaku Usaha Lokal

Menurut Ramlan, wilayah Anambas dan Natuna akan mengalami kondisi cuaca buruk berupa: Hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Natuna. Tinggi gelombang 2,5–4,0 meter (Rough Sea) di perairan Anambas, Natuna, dan Laut Natuna Utara.

“Masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut di Natuna dan Anambas harus lebih waspada. Gelombang tinggi dapat membahayakan pelayaran, sementara angin kencang dan hujan lebat berpotensi menyebabkan banjir, longsor, dan pohon tumbang,” ujar Ramlan dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/12/2024).

BACA JUGA:  Saat Bunga Semangkok Hampir Membayar Nyawa, Cerita 4 Warga Natuna Terjebak di Gunung Bedung