BatamZona Headline

Kronologi Ketegangan Warga Sembulang Hulu vs PT. MEG: Kapolresta Ungkap Fakta Baru

2139
×

Kronologi Ketegangan Warga Sembulang Hulu vs PT. MEG: Kapolresta Ungkap Fakta Baru

Share this article
Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Kapolresta Barelang, Kombes Pol H. Ompusunggu, SIK, MSi, memberikan klarifikasi penting terkait insiden yang melibatkan warga Sembulang Hulu dan pekerja PT. MEG pada Selasa (17/12/2024).

Kejadian ini menjadi perhatian luas setelah video dan pemberitaannya viral di media sosial. Kapolresta menegaskan perlunya penyampaian kronologi yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

BACA JUGA:  Abu di Bawah Jembatan Enim III: Kisah Tragis Ayu dan Cinta Lama yang Membakar Habis Masa Depannya

Kronologi Kejadian

Menurut Kapolresta Barelang, insiden bermula ketika seorang pekerja PT. MEG mencoba mengamankan spanduk yang dipasang warga. Spanduk tersebut berisi penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City, yang telah menjadi isu sensitif bagi masyarakat setempat.

Namun, tindakan pekerja PT. MEG ini memicu keberatan dari warga, yang merasa hak mereka untuk menyuarakan aspirasi telah dilanggar. Warga di lokasi kemudian mengamankan pekerja tersebut dengan mengikatnya.

BACA JUGA:  Predator Anak Asal Batam Ditangkap di Karimun: Berawal dari Grup WhatsApp, Korban Disodomi di Hotel

Melihat situasi ini, rekan-rekan pekerja PT. MEG melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Galang untuk mencari penyelesaian damai. Sayangnya, upaya ini gagal karena pekerja yang diamankan tetap tidak dilepaskan oleh warga.

Ketegangan meningkat, dan situasi memanas hingga akhirnya terjadi bentrok fisik antara kedua belah pihak. Insiden ini mengakibatkan beberapa orang terluka. Data sementara mencatat satu korban dari pihak PT. MEG dan tiga hingga empat korban dari warga setempat. Polresta Barelang segera mengerahkan personel untuk mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut.