Kesehatan

Kisah Pilu Wanita 33 Tahun yang Pilih Suntik Mati di Hari Ulang Tahunnya

274
×

Kisah Pilu Wanita 33 Tahun yang Pilih Suntik Mati di Hari Ulang Tahunnya

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Gudangeberita.co.id – Seorang wanita di Belanda buka-bukaan soal keputusannya untuk mengakhiri hidupnya dengan suntik mati atau euthanasia. Hal itu ingin dilakukannya tepat di hari ulang tahunnya.

Jolanda Fun, seorang wanita 33 tahun yang didiagnosis mengalami kelainan makan, depresi berulang, autisme, hingga kesulitan belajar ringan. Ia telah mencoba banyak terapi untuk bisa tetap bertahan hidup.

BACA JUGA:  Singkep Siaga Satu! Kasus DBD di Lingga Tembus 72 Kasus, Dinkes Gelar Aksi PSN Serentak

“Gelap, rangsangan berlebihan, kekacauan di kepalaku, kesepian,” katanya, dikutip dari laman People.

“Sering kali saya merasa sangat tidak enak. Sedih, sedih, suram. Orang-orang tidak melihatnya, karena itulah topeng yang saya kenakan dan itulah yang Anda pelajari dalam hidup.”

Fun dikelilingi oleh keluarga, beberapa teman, dan seekor anjing. Namun, ia merasa hidupnya selalu dipenuhi dengan rasa sakit. Hal itu yang membuatnya memilih melakukan euthanasia.

BACA JUGA:  Nyawa Balita Bukan Uji Coba: Heboh Menu MBG Basi di Pering, Emak-Emak Natuna Trauma!

Dalam wawancaranya, Fun mengatakan kasusnya itu awalnya ditolak oleh Expertisecentrum Euthanasie, lembaga yang biasanya menangani kasus-kasus kompleks. Namun, ia menemukan psikiater yang bersedia melakukannya dan dua dokter lainnya yang setuju dengan keputusannya.

“Peraturannya sangat ketat. Anda tidak hanya mendapatkan euthanasia, ada keseluruhan perjalanannya. Tapi ini adalah kematian dengan cara yang bermartabat, tanpa rasa sakit, dilakukan oleh dokter. Orang yang Anda cintai bisa hadir di sana,” jelas Fun.