Pantauan langsung di lokasi menunjukkan aktivitas di kawasan niaga Jodoh tersebut mendadak menghentikan seluruh operasionalnya. Pintu-pintu utama yang biasanya ramai pengunjung kini tertutup rapat.
Di lantai dasar, kondisi teras tampak berantakan dengan kursi dan perlengkapan yang tidak tertata. Sementara di lorong menuju V Club, penerangan terlihat minim dengan kursi-kursi lipat menumpuk di pinggir jalan masuk.
Meski garis polisi telah terpasang menyilang, dari balik pintu interior P2 masih terpancar sisa-sisa pencahayaan remang berwarna ungu—ciri khas suasana tempat hiburan malam yang mendadak ditinggalkan.
Rentetan tindakan tegas kepolisian terhadap tempat hiburan malam di Batam dalam beberapa hari terakhir memicu spekulasi publik. Setelah HH Club P3 digerebek, kini giliran V Club dan P2 Newton yang disasar.
Belum diketahui apakah penindakan di V Club dan P2 ini berkaitan langsung dengan penggerebekan HH Club P3 sebelumnya, atau merupakan kasus yang berbeda.













