Selain mendukung transaksi non-tunai, Bank Indonesia juga memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat tetap terpenuhi. Pada momen Natal dan Tahun Baru 2025, BI Kepri menyalurkan Uang Layak Edar (ULE) melalui program SERUNAI 2025, dengan total penukaran mencapai Rp2,01 miliar, guna menjaga kelancaran aktivitas ekonomi rakyat.
Ke depan, Bank Indonesia menilai ekonomi rakyat dan UMKM masih akan menghadapi tantangan global, mulai dari ketidakpastian perdagangan internasional hingga dinamika geopolitik. Namun, peluang tetap terbuka lebar seiring penurunan suku bunga, kepastian regulasi, dan penguatan promosi investasi daerah.
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kepri berada pada kisaran 6,5–7,3 persen pada 2025 dan 6,4–7,2 persen pada 2026.












