Setibanya di Pelabuhan Apung Durai, rombongan langsung bergerak menuju Balai Desa Telaga Tujuh, pusat diadakannya peninjauan Bakti Kesehatan.
Kehadiran tim medis TNI AL disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh masyarakat Kecamatan Durai yang membutuhkan akses layanan kesehatan gratis.
“Kehadiran TNI AL di tengah-tengah masyarakat pesisir bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kepedulian kami untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan warga di wilayah binaan,” ujar Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya.
Tidak hanya berpusat di balai desa, aksi nyata peduli sesama ini dilanjutkan dengan aksi door-to-door. Danlanal Karimun bersama Ketua DPRD Karimun berjalan kaki menyusuri pemukiman untuk mendatangi langsung rumah-rumah warga kurang mampu.
Bantuan paket sembako diserahkan secara langsung dari tangan ke tangan sebagai bentuk empati dan dukungan moril TNI AL terhadap ketahanan ekonomi masyarakat maritim.
Menutup rangkaian kegiatan yang padat, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya melakukan peninjauan langsung ke Posbinter Durai. Peninjauan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana pendukung yang digunakan prajurit dalam melakukan pembinaan potensi maritim di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan komprehensif ini, Lanal Tg. Balai Karimun menegaskan komitmennya untuk:
- Mempererat hubungan emosional antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat kepulauan.
- Meningkatkan kepedulian sosial dan kesehatan di wilayah terluar dan pesisir.
- Memperkuat sinergitas tripartit antara TNI AL, Pemerintah Daerah Karimun, dan seluruh komponen masyarakat demi menjaga kedaulatan serta ketahanan wilayah maritim.
Aksi maraton 11 jam di Kecamatan Durai ini menjadi bukti bahwa sinergi yang kuat antara instansi militer dan pemerintah daerah mampu menghadirkan manfaat yang instan dan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.












