“Sekitar jam 2 malam, Dewi pamit pulang ke kontrakannya. Itu terakhir kali saya melihat dia. Paginya, anaknya datang tergesa-gesa mengetuk pintu sambil berkata, ‘Tante, tolong Bunda,’” cerita Yurnita.
Saat tiba di kontrakan Dewi, Yurnita menemukan tubuh korban tergeletak dengan wajah membiru dan hanya mengenakan kaos hitam serta celana dalam. Ia juga menyebutkan bahwa ponsel korban hilang dari tempat kejadian.
Dewi Angelina dikenal sebagai ibu tangguh yang bekerja keras untuk menafkahi anak-anaknya. Ia bekerja secara freelance di tempat hiburan demi memenuhi kebutuhan dua anak yang tinggal bersamanya. Anak ketiganya diasuh oleh kerabat.
Kehilangan Dewi menjadi duka mendalam bagi keluarga, khususnya bagi anak-anaknya yang masih membutuhkan kasih sayang seorang ibu.
Kematian tragis Dewi mengundang perhatian besar dari masyarakat Natuna. Mereka berharap proses hukum terhadap pelaku berjalan lancar dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Polres Natuna dijadwalkan akan memberikan pernyataan resmi pada konferensi pers yang akan digelar siang ini. Informasi terbaru terkait kasus ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan masyarakat tentang kematian tragis Dewi Angelina.







