Dari hasil pelaksanaan seluruh operasi SAR, tercatat sebanyak 44 orang berhasil diselamatkan, 14 orang masih dalam pencarian (hilang) dan 51 orang meninggal dunia dimana 50 orang diantaranya merupakan korban dari musibah bencana longsor di Serasan.
Pelaksanaan operasi SAR yang terjadi di tahun 2023 sendiri mengalami peningkatan sebanyak 15% dari tahun sebelumnya di 2022 dengan 17 kejadian.
“Kita menyadari kedepan tantangan akan semangkin luas dan kompleks, sehingga perlu ditingkatkan edukasi dan sosialiasi tentang keselamatan jiwa dan SAR itu sendiri, maka itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Abdul Rahman.
Budiman, Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi menambahkan bidangnya juga telah terlibat melaksanakan sejumlah latihan nasional maupun internasioal selama tahun 2023 diantaranya, Latihan Beregu di Perairan (Simulasi pelaksanaan Operasi SAR di Pulau Senoa), Latihan Satuan Gunung dan Hutan (Simulasi pelaksanaan Operasi SAR di Gunung Hutan Ranai), SAR Communications Exercise Bersama Negara Malaysia, ASEAN Exercise 01 Natuna (Latihan Gabungan Bersama Negara ASEAN).













