Saat itu Ridho memaparkan sejumlah peralatan robotik kreasi perusahaannya. Salah satunya, Arm Robot, sebuah robot berbentuk lengan tangan yang menggantikan pekerjaan manusia. Dari video yang ditampilkan Ridho terlihat betapa presisinya peralatan tersebut bekerja pada line produksi sebuah perusahaan di kawasan industri Muka Kuning, Batam.
“Memang ada beberapa peralatan kami impor, namun desain, fabrikasi, perakitan, wiring dan pemograman kami lakukan di sini,” ungkap Ridho.
Ridho juga menampilkan miniatur sejumlah robot yang membantu produksi industri terutama di bidang manufaktur. Seperti robot yang mampu mengemas, memotong, menyusun dan meletakkan peralatan dengan presisi tinggi dan kecepatan yang dapat disesuaikan.
Menariknya, Ridho melibatkan sejumlah anak-anak muda baik mahasiswa maupun masih berstatus pelajar. Puluhan anak-anak tersebut dijadikan pegawai magang namun tetap diberikan upah.
“Kami di sini ada sekitar 60 orang. Ada tim yang dipimpin Ridho dengan sejumlah peserta magang dari beberapa perguruan tinggi baik dari Batam maupun dari luar Batam,” ungkap Direktur VMES Defri.
Sementara itu Ketua Karang Taruna Zul Arif ikut memaparkan kiprah Ridho selaku Sekretaris Karang Taruna Kota Batam. Menurutnya, Ridho banyak membantu menggerakkan anak-anak muda terlibat dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan Karang Taruna, mulai dari lingkungannya sampai ditarik menjadi Sekretaris Karang Taruna Kota Batam.













