Selain itu, Kementerian Keuangan Israel melaporkan utang negara tersebut naik dua kali lipat hingga 160 miliar shekel atau setara Rp697,38 triliun sepanjang 2023. Kenaikan utang terjadi sejak pecahnya perang Israel-Hamas.
Lonjakan itu membuat rasio utang Israel melesat dari 60,5 persen dari PDB pada 2022 menjadi 62,1 persen pada 2023 kemarin.
Perang juga membuat tingkat pengangguran Israel meningkat hingga 9,6 persen pada Oktober 2023. Badan Pusat Statistik Israel mencatat 428.400 orang menganggur dibandingkan 163.600 orang di bulan sebelumnya.
Sebuah laporan tahunan juga mengungkap serangan Israel di Gaza telah secara signifikan merusak pendapatan 19,7 persen masyarakat Israel, dengan 45,5 persen menyatakan kekhawatiran akan semakin memburuknya kesulitan ekonomi.













