Menurut Imam Nawawi, maksud dari “berbuat sekehendak hatinya” yaitu apabila seorang muslim berbuat dosa lalu segera bertobat, Allah SWT akan mengampuninya karena tobat telah melenyapkan dosa-dosa yang sebelumnya.
Berkaitan dengan perihal tersebut, Ibn Abu Dunya meriwayatkan bahwa Ali bin Abi Thalib RA berkata, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang banyak berbuat dosa, tetapi kemudian banyak bertobat.”
Ali ditanya, “Bagaimana jika ia mengulanginya?” Ali pun menjawab, “Hendaklah ia beristighfar dan bertobat kepada Allah.”
Ali ditanya lagi, “Bagaimana jika ia mengulanginya?” Ia pun menjawab, “Hendaklah ia beristighfar dan bertobat kepada Allah.”
Ali ditanya lagi, “Sampai kapan?” Ali menjawab, “Hingga setan merasa putus asa.”
Imam Al-Ghazali berkata, “Apabila kamu bertobat, lalu berbuat dosa lagi, segeralah bertobat. Katakan kepada dirimu, ‘Mudah-mudahan aku akan mati sebelum mengulangi perbuatan dosa lagi,’ begitu seterusnya. Sebagaimana engkau melakukan dosa dan mengulanginya, engkau juga harus bertobat dan terus-menerus mengulanginya.”
Wallahu a’lam.













