BatamPendidikan

Dinilai Kurang Proporsional, Orang Tua Calon Siswa di Kepri Persoalkan Sistem Kelulusan SPMB

24
×

Dinilai Kurang Proporsional, Orang Tua Calon Siswa di Kepri Persoalkan Sistem Kelulusan SPMB

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Ramdan, salah satu orang tua calon siswa, mengaku kecewa dengan ketidakpastian sistem digital tersebut.

“Kalau memang sudah ditolak atau tidak memenuhi syarat dari awal, harusnya sistem mengunci, tidak usah dilanjutkan. Namun di aplikasi ini tidak, justru statusnya menunggu dilengkapi. Kebijakan sistem ini membingungkan,” keluh Ramdan.

Merespons pelaksanaan SPMB tahun ini, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudi Chua, tidak menampik adanya kendala teknis yang cukup serius pada infrastruktur digital milik Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri.

BACA JUGA:  Respons Wamendagri, Forum TBM Kepri Desak Pemprov Seriusi Indeks Literasi di Wilayah Pesisir

“Sistem digital kita masih sangat kacau balau, tetapi dipaksakan semua mau digitalkan,” tegas Rudi Chua saat dikonfirmasi.

Politisi senior ini meminta para orang tua murid yang merasa dirugikan atau menemukan indikasi ketidakadilan dalam proses seleksi untuk segera melayangkan laporan resmi ke parlemen.

“Orang tua murid bisa meminta hearing (rapat dengar pendapat) resmi ke Komisi IV DPRD Kepri. Silakan buat aduan agar kami bisa segera memanggil pihak Disdik dan seluruh panitia yang terkait untuk memberikan penjelasan,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Imbas Viral Naik Harley Tanpa Helm dan SIM, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Dijatuhi Sanksi Gerindra

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, belum memberikan keterangan terkait keluhan wali murid dan catatan dari pihak legislatif tersebut.