“Jaka, balik saja ke Dabo. Mending menyerahkan diri jangan bikin repot polisi. Jalani saja lah,” tulis Nanang dalam chat yang dikirim pukul 18.37 WIB, sesaat setelah mayat Diana ditemukan di belakang rumah Jaka. Namun, hingga kini pesan tersebut tidak lagi mendapat balasan.
Polisi telah memeriksa 9 orang saksi dan terus memburu Jaka yang diduga berada di Jawa. Tragedi ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa bukti kejahatan tidak selalu terlihat di permukaan. Terkadang, kebenaran tersembunyi jauh di dalam leher, pada tulang kecil yang selama ini dianggap “tidak ada” oleh pepatah lama.













