Sebanyak 77 personel dikerahkan dalam operasi ini, didukung penuh oleh Alut (Alat Utama) SAR laut, darat, serta peralatan teknis lainnya. Abdul Rahman menekankan bahwa seluruh petugas wajib mengedepankan nilai-nilai pelayanan yang akuntabel, kompeten, dan kolaboratif.
Selain kesiapan teknis, faktor alam menjadi perhatian serius. Mengingat karakteristik wilayah kepulauan, personel diminta waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang kerap terjadi di Laut Natuna Utara.
“Saya instruksikan kepada seluruh personel untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan diri dan memastikan peralatan SAR dalam kondisi prima. Kita harus siap bergerak kapan saja dengan kondisi fisik dan alat yang siap pakai,” tegasnya.
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut maupun udara diimbau untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG dan mematuhi standar keselamatan transportasi. Kesiapsiagaan SAR Natuna diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga yang merayakan Idul Fitri 1447 H di wilayah perbatasan Indonesia ini.













