TanjungpinangZona Headline

RSUD Raja Ahmad Tabib Kepri Didampingi RSUP Hasan Sadikin, Ini Target Gubernur Ansar

40
×

RSUD Raja Ahmad Tabib Kepri Didampingi RSUP Hasan Sadikin, Ini Target Gubernur Ansar

Share this article
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin Rakor Persiapan Pendampingan Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) oleh RSUP Hasan Sadikin Bandung, di Kedai Kopi Batu 10, Tanjungpinang, Sabtu (3/1/2026).
banner 468x60

Pendampingan direncanakan berlangsung sekitar satu tahun, dengan fokus pada penguatan sistem manajemen rumah sakit, tata kelola pelayanan, serta penyesuaian standar operasional agar sejalan dengan praktik terbaik rumah sakit nasional.

Menurut Gubernur Ansar, target utama pendampingan ini adalah meningkatkan mutu tata kelola tanpa mengorbankan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa perbaikan manajemen harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan.

BACA JUGA:  Nekat Gasak 19 Kusen Alumunium Perumahan di Karimun, Maling Spesialis Rumah Kosong Diciduk Warga

“Target kita kejar, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi perhatian utama. Jangan sampai pembenahan administrasi justru mengganggu layanan pasien,” tegasnya.

Untuk mendukung proses pendampingan, Gubernur meminta seluruh jajaran RSUD Raja Ahmad Tabib menyiapkan data dan dokumen pendukung secara lengkap. Data tersebut akan disesuaikan dengan sistem yang diterapkan RSUP Hasan Sadikin agar kelemahan dan kebutuhan pembenahan dapat diidentifikasi secara objektif.

BACA JUGA:  Laut Natuna Utara Memanas? Pangkogabwilhan I Letjen Kunto Arief Cek Langsung Kesiapan Alutsista Armed dan Arhanud!

“Dari situ kita bisa melihat apa yang perlu dibenahi, lalu dievaluasi melalui diskusi dan pemantauan yang fokus, terarah, dan berkelanjutan,” jelas Gubernur Ansar.

Ke depan, Gubernur Kepri juga menargetkan penguatan fasilitas dan pembangunan sarana pendukung di RSUD Raja Ahmad Tabib. Rumah sakit ini diharapkan mampu berkembang menjadi pusat layanan kesehatan berbasis pendidikan (hospital base), sekaligus mendukung peningkatan sumber daya manusia kesehatan di Kepulauan Riau.