Langkah responsif ini menunjukkan kuatnya koordinasi antara Pemko Batam dan BP Batam dalam mengawal kepentingan daerah di tingkat provinsi. Rapat krusial ini juga turut dihadiri oleh jajaran pejabat teras kedua instansi, antara lain:
Mouris Limanto (Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam)
Sudirman Saad (Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam)
Demi Hasfinul (Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Batam)
Jefridin (Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kota Batam)
Melalui revisi RTRW yang komprehensif ini, Batam bersiap mengukuhkan posisinya sebagai lokomotif ekonomi nasional yang inklusif, baik di wilayah perkotaan (mainland) maupun di wilayah pulau penyangga (hinterland).













