NatunaPeristiwaZona Headline

Ratusan Kontraktor Geruduk Kantor Bupati Natuna, Tuntut Pembayaran Utang Proyek Rp 180 Miliar

1749
×

Ratusan Kontraktor Geruduk Kantor Bupati Natuna, Tuntut Pembayaran Utang Proyek Rp 180 Miliar

Share this article
Aksi unjuk rasa kontraktor dan pengawas proyek di Kantor Bupati Natuna, Senin (17/3/2025). (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Ratusan kontraktor, pengawas, dan tukang bangunan mendatangi Kantor Bupati Natuna guna menuntut kejelasan pembayaran utang proyek tahun anggaran 2024. Aksi damai ini dipicu oleh keterlambatan pembayaran yang dinilai merugikan pihak kontraktor.

Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, yang menerima langsung para pengunjuk rasa di halaman kantor bupati, menjelaskan bahwa pemerintah daerah belum bisa melunasi utang proyek tersebut. Hal ini disebabkan oleh belum cairnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun provinsi.

BACA JUGA:  Hanyut Antar Negara, Jenazah Misterius di Perairan Karimun Diduga Kru Kapal yang Hilang di Singapura: Identitas Mengarah ke Korban West Keppel Fairway

“Pemkab Natuna memang punya anggaran, tapi saat ini belum ditransfer ke kas daerah. Di pusat masih ada tunda salur sekitar Rp 78 miliar lebih, sedangkan di provinsi masih ada Rp 17,5 miliar yang belum ditransfer,” ungkap Jarmin di hadapan para kontraktor.

Para kontraktor yang hadir dalam aksi tersebut menuntut kepastian pembayaran utang proyek dan mengancam akan menyegel bangunan proyek yang belum dibayarkan jika tidak ada kejelasan. Namun, Jarmin menegaskan bahwa Pemkab Natuna belum bisa memberikan kepastian hingga dana transfer diterima.

BACA JUGA:  Mudik Hemat 2026: Kapolda Kepri Bagi-Bagi Ratusan Tiket Kapal Gratis di Punggur

“Pemerintah akan mengkaji kembali utang proyek tahun lalu, yang pasti semua kewajiban tetap akan dibayarkan nanti,” tambahnya.