Selain itu, Cen Sui Lan menyampaikan, di Nongsa Batam, ada sekolah MAN Insan Cendekia (IC) Batam yang merupakan sekolah MAN terbaik keempat di Indonesia. MAN Insan Cendikia Batam ini masuk 20 terbaik SMA dan SMK sederajat se-Indonesia. MAN ini memerlukan embung konservasi dan penampungan air baku.
“Kita sudah survei dengan Kabalai. Sehari-hari mereka di MAN Insan Cendikia Batam ini beli belasan galon, untuk air minum. Kasihan para santri. Minta diprioritaskan pembangunan embung ini,” pinta Cen Sui Lan lagi.
Kemudian, Cen Sui Lan mengungkapkan, dirinya bersama Menteri PUPR RI sudah ke Serasan, Natuna.
“Saya lihat, di tahun anggaran 2024 ada pembangunan jembatan. Saya mengajukan pembangunan pengaman pantai di Serasan, sebagai daerah perbatasan antarnegara atau pulau terluar NKRI. Batas negara kita habis kena abrasi. Jadi di daerah kami di Kepri, perlu sekali pembangunan pengaman pantai. Termasuk di Natuna,” jelas Cen Sui Lan.
“Kalau tidak dibangun, pulau-pulau di Natuna akan hilang. Tolong diprioritaskan Pak Menteri,” sambungnya.
Cen Sui Lan berharap, agar usulan megaproyek untuk tahun 2024 itu menjadi prioritas. Terutama pengamanan pantai, dapat diberikan perhatian lebih kepada daerah kepulauan seperti Kepri.













