BatamLayanan PublikZona Headline

Bocor Lagi di Titik yang Sama, Proyek Perbaikan Pipa Simpang Plamo Batam Dipertanyakan

15
×

Bocor Lagi di Titik yang Sama, Proyek Perbaikan Pipa Simpang Plamo Batam Dipertanyakan

Share this article
banner 468x60

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengakui bahwa proses perbaikan di lapangan kembali menghadapi kendala. Saat tim teknis melakukan proses dewatering (pengurasan air), cuaca buruk memperlambat ruang gerak pekerja.

“Waktu pengerjaan mengalami *delay* (penundaan) karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar Ariastuty, Kamis (11/6/2026).

BACA JUGA:  Ombudsman Kepri Cium Aroma 'Pembiaran' Tambang Pasir Ilegal di Batam: Jangan Hanya Ganti Pemain!

Enam Tahapan Penanganan yang Lambat

Manajemen ABH menjelaskan, penanganan kerusakan di area lumpur ini tidak sederhana. Untuk mengalirkan kembali air ke rumah pelanggan, tim di lapangan harus melewati enam tahapan krusial, antara lain:

 1. Pengurasan air (dewatering).

 2. Penggalian lumpur pekat di titik amblesan.

 3. Pengangkatan pipa yang bergeser.

 4. Pemasangan pipa baru.

BACA JUGA:  Berawal dari Komentar Daging Babi, Pria di Batam Berakhir di Sel karena Hina Suku Melayu

 5. Pemasangan baut las.

 6. Pemasangan support (penyangga) pipa, sebelum akhirnya memulai pemulihan (recovery) suplai secara bertahap.

Mengingat air baru diprediksi mengalir dua jam setelah seluruh proses teknis di atas rampung dengan catatan tidak ada kendala teknis susulan warga di tiga kelurahan terdampak diimbau untuk segera menghemat sisa air yang ada di bak penampungan.