Usia TPA di Ujung Tanduk
TPA Telagapunggur diperkirakan hanya mampu bertahan 2-5 tahun lagi jika tidak ada langkah nyata. Amsakar menyebut perlunya strategi jangka panjang, termasuk bermitra dengan pihak ketiga untuk mengolah sampah menjadi energi atau mendaur ulang limbah.
“Kami harus mencari mitra baru untuk mengolah sampah ini, tapi prosesnya membutuhkan waktu. Sementara itu, masalah di lapangan sudah sangat mendesak,” ujarnya. Hingga kini, belum ada kejelasan terkait implementasi strategi tersebut.
Warga mendesak pemerintah segera bertindak. Minimnya fasilitas di TPA Telagapunggur dan lambatnya pengadaan alat berat menjadi sorotan.
“Semakin banyak sampah yang masuk ke TPA, semakin pendek usianya. Kita butuh tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” ujar warga yang kecewa dengan lambannya penyelesaian masalah ini.
Hingga saat ini, solusi yang ditawarkan pemerintah masih diragukan efektivitasnya. Dampak dari krisis sampah sudah dirasakan langsung oleh masyarakat, sementara langkah nyata dari pemerintah masih dinantikan.













