Ia menambahkan, pihaknya telah menandatangani perjanjian dengan PT Siemens untuk pengadaan gas turbin, termasuk pembukaan Letter of Credit (LC) dan penerbitan Purchase Order (PO).
“Kami berpegang pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan seluruh regulasi yang berlaku. Setelah penandatanganan ini, tim akan langsung bergerak penuh di lapangan agar proyek segera memberi manfaat nyata bagi masyarakat Batam,” pungkasnya.
Proyek PLTGU Batam #1 berkapasitas 120 MW menjadi bagian penting dari strategi PLN Batam mendukung transisi energi nasional menuju Net Zero Emission 2060. Keberadaannya diharapkan memperkuat pasokan listrik di wilayah industri dan mempercepat tumbuhnya investasi baru di Batam dan Kepulauan Riau.













