Batam

PLN Batam Teken Kontrak Pembangunan PLTGU 120 MW, Proyek Strategis Dorong Ketahanan Energi Kepri

65
×

PLN Batam Teken Kontrak Pembangunan PLTGU 120 MW, Proyek Strategis Dorong Ketahanan Energi Kepri

Share this article
banner 468x60

PLTGU Batam #1 akan menggunakan teknologi combined cycle, dengan konfigurasi dua gas turbin, dua Heat Recovery Steam Generator (HRSG), dan satu turbin uap, yang mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan emisi karbon.

“Proyek ini bukan sekadar membangun pembangkit listrik, tetapi juga membangun kepercayaan dan masa depan energi Batam. Sinergi antara BUMN, sektor swasta, dan lembaga keuangan ini menjadi contoh nyata kolaborasi untuk pertumbuhan ekonomi nasional,” lanjut Kwin Fo.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad: Media Sosial Harus Jadi Ruang Silaturahmi, Bukan Pemicu Konflik

PLTGU Batam #1 akan dibangun di Kawasan Kabil, Batam, dengan target penyelesaian hingga September 2028. Proyek ini diharapkan menjadi tonggak baru ketahanan energi di Batam, sekaligus mendukung peningkatan kapasitas industri dan investasi di wilayah Kepulauan Riau.

“Melalui proyek ini, PLN Batam ingin memastikan transformasi energi membawa manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat daya saing daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Jejak Rasa Nasi Dagang: Dari Bekal Perantau Abad ke-14 hingga 'Naik Kelas' di Kafe Mewah Batam

Dari pihak pelaksana, Direktur Operasi Bidang Infrastruktur PT PP (Persero) Tbk, Yul Ari Pramuraharjo, menyampaikan komitmen KSO untuk menjalankan proyek dengan standar tertinggi dalam kualitas, keselamatan, dan tata kelola.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PLN Batam. Proyek ini akan kami selesaikan dalam waktu 36 bulan sesuai kontrak, dengan standar keselamatan dan kualitas terbaik,” ungkap Yul Ari.