“Energi bersih bukan lagi pilihan, tapi keharusan. PLN Batam berkomitmen menjadi bagian dari solusi untuk masa depan yang hijau dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara Hari Listrik Nasional ke-80, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLN Batam yang terus berinovasi menghadirkan energi ramah lingkungan.
“Batam memiliki visi menjadi kota modern, hijau, dan berdaya saing tinggi. Kolaborasi antara PLN Batam dan sektor swasta dalam pengembangan energi surya ini adalah langkah besar menuju kota berenergi bersih,” kata Amsakar.
Ia menegaskan, pemerintah daerah siap bersinergi untuk memperkuat infrastruktur energi hijau, termasuk mendukung investasi di bidang energi terbarukan.
“Dengan kerja sama seperti ini, Batam dapat menjadi model kota berenergi bersih di Indonesia,” tegasnya.
Transformasi Hijau dan Program Inklusif
Selain MoU PLTS, PLN Batam juga meluncurkan sejumlah program sosial dan inovasi berkelanjutan, di antaranya:
Program Beasiswa “Sahabat Terang” bagi 78 pelajar dan mahasiswa berprestasi di Kepri.
Pemasangan Smart PJU dan PJUTS (Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya) di 31 titik di Batam.
Peresmian PLTMG 50 MW dan pembangunan PLTGU 120 MW, yang menjadi bagian dari strategi memperkuat sistem kelistrikan dan mendukung pertumbuhan ekonomi.













