Gudangberita.co.id, Batam — Upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam menuntaskan 19 proyek perbaikan jalan prioritas menghadapi kendala teknis di rute menuju Sei Ladi. Dari belasan titik yang ditargetkan, jalur ini menjadi satu-satunya pengerjaan yang tertahan akibat kondisi tanah di lapangan.
Badan jalan beton yang sedang diperbaiki di rute tersebut dilaporkan kembali terangkat akibat adanya pergerakan tanah di bawah permukaan. Kondisi ini memaksa tim teknis BP Batam untuk melakukan evaluasi penanganan agar struktur jalan nantinya benar-benar aman dilalui.
Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, mengonfirmasi adanya hambatan pada satu titik pengerjaan tersebut.
“Terkendala 1 pekerjaan, berupa perbaikan badan jalan beton yang kembali terangkat akibat pergerakan tanah (jalan menuju Sei Ladi),” terang dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Meski menghadapi kendala pergerakan tanah di rute Sei Ladi, BP Batam mencatat mayoritas pengerjaan jalan di Batam sudah rampung per 3 Agustus 2026:
Terkendala (1 Pekerjaan)
Perbaikan badan jalan beton menuju Sei Ladi (terangkat akibat pergerakan tanah)
Selesai 100 Persen (12 Pekerjaan)
Ruas Jalan Gajah Mada depan Southlink
Ruas jalan dekat Jembatan Sei Ladi
Jalan di atas underpass Yos Sudarso
Jalan Kawasan Volex













