HikmahLifestyle

Penyakit Ain Itu Nyata, Begini Cara Mencegahnya

378
×

Penyakit Ain Itu Nyata, Begini Cara Mencegahnya

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Kata ‘u’iidzuka’ ditunjukkan bagi laki-laki, sementara perempuan menggunakan kata ‘u’iidzuki’.

Cara Mencegah Penyakit Ain

Dikutip dari Hishnul Muslim Min Adzkaaril Kitab Was Sunnah karya Said bin Ali bin Wahf al-Qahtani yang diterjemahkan oleh Fedrian Hasmand, begini cara mencegah penyakit ain.

  1. Banyak membaca aneka zikir, doa, ta’awwudz (bacaan perlindungan) yang disyariatkan untuk melindungi diri dari gangguan setan dan penyakit ain.
  2. Mendoakan orang yang akan terkena ain (Orang yang dikagumi), doanya seperti ini:

مَا شَاءَ اللهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَيْهِ.

Artinya: “(Inilah) apa yang dikehendaki Allah, tiada kekuatan selain dengan Allah, ya Allah berkahilah ia.”

Rasulullah bersabda, “Jika masing-masing kalian melihat sesuatu yang mengagumkan pada diri saudaranya, hendaklah ia mendoakan keberkahan bagi saudaranya itu.” (HR Malik)

  1. Jangan membiarkan apa pun yang bisa memunculkan rasa kagum dari pandangan orang lain hingga memunculkan penyakit ain.
  2. Membaca Al-Mu’awwidzatain Tiap Malam sebelum Tidur

Cara Rasulullah SAW menghindari dan menyembuhkan penyakit ain adalah dengan membaca Al-Mu’awwidzatain (surah Al Falaq dan An Nas) setiap malam sebelum tidur dan menambahkan surah Al Ikhlas. Hal ini bersandar pada hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Syihab dari Urwah bin Az-Zubair dari Aisyah RA, ia berkata,

“Jika Rasulullah hendak menuju ranjangnya dia meniupkan di kedua telapak tangannya dengan qul huwa Allahu ahad dan Al-Mu’awwidzatain lalu mengusapkannya ke wajahnya dan seluruh anggota badannya yang dapat dijangkau kedua tangannya.

Aisyah RA berkata, “Ketika beliau merasakan sakit, ia menyuruhku untuk melakukan hal tersebut kepadanya.” Yunus berkata, “Aku melihat Ibnu Syaibah melakukan hal tersebut ketika ia hendak menuju ranjangnya.” (HR Bukhari, Abu Dawud, At-Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ahmad)