Persiapan tersebut adalah meningkatkan fasilitas dan utilitas pendukung pada area boarding gate international, check in counter, imigration check, dan sebagainnya.
Ia menambahkan, optimalisasi pemeriksaan keamanan dan keselamatan penerbangan pada orang dan barang juga telah diterapkan untuk memastikan terciptanya penerbangan yang aman dan nyaman.
“Dengan adanya penerbangan Internasional dari Batam menuju China atau sebaliknya diharapkan akan membuka peluang bisnis dan investasi di sektor pariwisata, perdagangan, industri, dan tentunya akan memberikan peluang dan pengalaman baru bagi pelanggan untuk menjelajahi destinasi menarik di kedua negara,” ucapnya.
Penerbangan ini kedapan akan menjadi penerbangan reguler Internasional dari dan ke China.
“Dengan terealisasinya rencana penerbangan Internasional dari dan ke China diharapkan dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan kerjasama antara Indonesia khususnya Batam dan negara lain, dan kerjasama tersebut akan membawa manfaat bagi pengembangan Batam sebagai kawasan yang berorientasi Internasional,” jelas Pikri.
Penerbangan rute Internasional tersebut diyakini berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya Batam.
Meningkatnya pengunjung dan konektivitas ini juga berpengaruh pada permintaan berbagai layanan dan produk, sehingga berpontensi meningkatkan peluang usaha di kawasan tersebut.











