NatunaZona Headline

Pemkab Natuna Salurkan 5,74 Ton Beras ke Enam Kecamatan Terluar, Bupati Cen Pastikan Harga Pangan Terkendali

48
×

Pemkab Natuna Salurkan 5,74 Ton Beras ke Enam Kecamatan Terluar, Bupati Cen Pastikan Harga Pangan Terkendali

Share this article
Bupati Natuna, Cen Sui Lan dalam penyaluran bantuan ke beberapa kecamatan.
banner 468x60

Berdasarkan pendataan Dinas Ketahanan Pangan, bantuan beras reguler tersalurkan sebagai berikut:

  • Serasan: 57 KK — 570 kg
  • Serasan Timur: 62 KK — 620 kg
  • Subi: 29 KK — 290 kg, ditambah 1 ton SPHP
  • Midai: 94 KK — 940 kg
  • Suak Midai: 46 KK — 460 kg, ditambah 1,5 ton SPHP untuk Gerakan Pangan Murah
  • Pulau Panjang: 36 KK — 360 kg
BACA JUGA:  Ditanam dengan Seremoni, Tumbang oleh Spontanitas: Rapuhnya Skenario Hijau di Jalan Protokol Batam

Distribusi tambahan beras SPHP difokuskan untuk Subi dan Pulau Panjang—dua wilayah yang paling rentan terputus pasokan akibat jarak dan gelombang tinggi.

Pulau Panjang kembali menjadi sorotan karena proses distribusi yang membutuhkan kerja ekstra. Tanpa dermaga besar, bantuan harus diturunkan dari kapal feri Pemda ke pompong nelayan sebelum dibawa ke bahu-bahu warga melalui sistem gotong royong.

BACA JUGA:  Krisis Air Batam Kian Suram, PT Air Batam Hilir Didesak Angkat Kaki: Alasan Klasik Bakal Jadi Warisan Budaya?

Rantai logistik yang panjang itu justru menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna untuk memastikan tidak satu pun pulau terluar tertinggal dalam pemenuhan kebutuhan pokok.

Gerakan pangan murah yang digelar bersamaan dengan kunjungan kerja ini ditujukan untuk menekan gejolak harga beras dan komoditas pokok lainnya, terutama menjelang puncak musim angin Utara.

BACA JUGA:  Bansos dan Hibah Dipelototi KPK, Sekda Natuna Kumpulkan Seluruh Kepala OPD

Dengan langkah terintegrasi—distribusi beras, pemantauan stok, bantuan pangan komplementer, hingga stabilisasi harga—Pemkab Natuna menegaskan bahwa pembangunan di wilayah terluar bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal memastikan setiap rumah tangga aman dari ancaman kerawanan pangan.