Meskipun demikian ia meminta jaminan dari PLN Batam terkait layanan listrik sepanjang lebaran agar tidak bermasalah dengan memastikan seluruh pembangkit baik pembangkit milik PLN sendiri maupun pembangkit milik swasta yang menjadi mitra PLN Batam berfungsi dengan baik.
“Semoga PLN Batam belajar dari pengalaman down listrik tahun 2021 karena adanya masalah kerusakan salah satu pembangkit yang kemudian berdampak sistemik dan mengakibatkan terganggunya layanan listrik secara meluas dimana saat itu harus dilakukan pemadaman bergilir beberapa minggu sampai pemulihannya bertahap,” tegas Lagat.
Selain itu, ia juga menekankan pada penambahan petugas call center serta antisipasi potensi gangguan alam saat musim kemarau/cuaca panas.
“Hal lain yang Ombudsman tekankan ialah penambahan petugas call center agar jika ada keluhan dapat segera ditanggapi dan ditindaklanjuti. Dan terakhir perlu ada antisipasi gangguan alam karena cuaca panas sehingga perlu jika ada mesin pembangkit yang resisten panas dapat disiasati sehingga tidak malfungsi,” ujar Lagat.
“Mudah-mudahan dapat diperhatikan dan semuanya berjalan dengan baik. Ombudsman pun tentu akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaanya,” lanjutnya.













