“Ada pegawai yang bertugas dalam pelayanan langsung kepada masyarakat, sehingga mereka tidak bisa menjalankan WFA. Prinsipnya, fleksibilitas kerja tetap harus sejalan dengan efektivitas birokrasi,” tambah Zudan.
Efisiensi Anggaran atau Produktivitas Terancam?
Penerapan WFA ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya operasional instansi pemerintah, seperti konsumsi, listrik, dan transportasi. Namun, ada tantangan dalam penerapannya, seperti pengawasan kinerja ASN, efektivitas komunikasi antarpegawai, serta infrastruktur digital yang harus mendukung sistem kerja jarak jauh.
BKN akan terus mengevaluasi skema ini sebelum diterapkan secara lebih luas di berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah.
Dengan skema WFA, ASN mendapatkan fleksibilitas kerja yang lebih besar, sementara pemerintah berharap dapat meningkatkan efisiensi anggaran. Namun, tantangan dalam pengawasan dan efektivitas kerja harus menjadi perhatian utama agar layanan publik tetap optimal.













