Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyatakan bahwa pembangunan radar cuaca di Natuna merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem peringatan dini di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
“Radar cuaca di Natuna akan memungkinkan pemantauan atmosfer secara real-time dan penyampaian informasi cuaca yang lebih akurat untuk masyarakat, termasuk sektor penerbangan dan pelayaran,” jelas Guswanto.
Pembangunan radar cuaca ini diyakini akan menjadi game changer dalam mitigasi bencana dan pembangunan wilayah strategis. Dengan dukungan SDM lokal melalui program beasiswa, Natuna diharapkan menjadi contoh daerah perbatasan yang maju secara teknologi dan sumber daya manusia.













