NatunaZona Headline

Natuna Disorot di DPR RI, Illegal Fishing hingga Tiket Pesawat Mahal Jadi Perhatian Pusat

164
×

Natuna Disorot di DPR RI, Illegal Fishing hingga Tiket Pesawat Mahal Jadi Perhatian Pusat

Share this article
Wakil Bupati Natuna, Jarmin, S.E., menghadiri Rapat Kerja Komisi II DPR RI bersama Panitia Kerja (Panja) Pengelolaan Perbatasan Wilayah Negara secara virtual dari Ruang Zoom Kantor Bupati Natuna, Rabu (21/1/2026).
banner 468x60

Beberapa isu krusial yang disampaikan antara lain maraknya praktik illegal fishing yang merugikan nelayan lokal Natuna, keterbatasan konektivitas laut akibat minimnya armada penyeberangan dan infrastruktur pelabuhan, serta persoalan transportasi udara, khususnya harga tiket pesawat yang masih tinggi dan menjadi keluhan masyarakat.

Selain itu, Wagub Kepri juga menyoroti kebutuhan penguatan layanan dasar, seperti fasilitas kesehatan di pulau-pulau terluar, pemenuhan tenaga medis, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di wilayah perbatasan Natuna.

BACA JUGA:  Fenomena "Kalah di Rumah Sendiri": Mengapa Anak Kelahiran Batam Susah Dapat Kerja di Batam?

Nyanyang Haris Pratamura mengakui bahwa sejumlah program bantuan dari pemerintah pusat telah berjalan di kabupaten/kota se-Kepulauan Riau. Namun, ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan lintas kementerian dan lembaga, agar program pembangunan ke depan lebih efektif dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat perbatasan.

Kehadiran Wakil Bupati Natuna dalam forum strategis ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna untuk terus mengawal isu-isu perbatasan agar tetap menjadi prioritas pembangunan nasional, sejalan dengan posisi Natuna sebagai wilayah strategis kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).