Gudangberita.co.id, Batam – Penemuan jasad Fabio Muchamad Yusuf (17) di Danau Purna Yudha Indah, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, mengungkap kisah tragis di balik kematian remaja tersebut.
Fabio, yang masih duduk di bangku SMP, ditemukan mengambang dengan luka tikam di dada dan punggung. Polisi berhasil mengungkap bahwa pembunuhan itu bermotifkan sakit hati akibat candaan yang dianggap menyinggung.
Sabtu sore, 11 Januari 2025, pukul 15.26 WIB, Ketua RW 08 Khamsu Darmawan menerima laporan dari Ketua RT 01, Suhandri, mengenai penemuan tubuh terapung di pinggiran Danau Purna Yudha Indah.
“Korban ditemukan mengenakan celana pendek kain biru bergaris putih dan jas hujan warna biru dongker,” ujar Suhandri. Perangkat RT dan RW segera menghubungi Polsek Nongsa serta Babinsa Kabil.
Pada pukul 17.15 WIB, tim INAFIS tiba untuk mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara guna identifikasi lebih lanjut.
Identitas Terungkap dan Dugaan Pembunuhan
Korban diidentifikasi sebagai Fabio Muchamad Yusuf, seorang pelajar asal Buana Garden, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk. Berdasarkan hasil visum, ditemukan bekas luka tusukan di dada kiri dan punggung korban.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Andrestian, menyatakan, “Korban diduga kuat merupakan korban pembunuhan.” Penemuan jasad ini memicu penyelidikan intensif oleh Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Nongsa.













