harris
BatamPeristiwa

Motif “Candaan” Berujung Maut, Tragedi di Danau Purna Yudha, Nongsa

1976
×

Motif “Candaan” Berujung Maut, Tragedi di Danau Purna Yudha, Nongsa

Share this article
Evakuasi jasad Fabio (17) remaja yang ditemukan tewas di Danai Purna Yudha, Kabil, Kecamatan Nongsa. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Penemuan jasad Fabio Muchamad Yusuf (17) di Danau Purna Yudha Indah, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, mengungkap kisah tragis di balik kematian remaja tersebut.

Fabio, yang masih duduk di bangku SMP, ditemukan mengambang dengan luka tikam di dada dan punggung. Polisi berhasil mengungkap bahwa pembunuhan itu bermotifkan sakit hati akibat candaan yang dianggap menyinggung.

BACA JUGA:  Batam Blackout Lebih dari 13 Jam: Listrik 98,8 Persen Pulih, PLN Buka Suara Soal Isu Serangan Siber Hingga Data Center

Sabtu sore, 11 Januari 2025, pukul 15.26 WIB, Ketua RW 08 Khamsu Darmawan menerima laporan dari Ketua RT 01, Suhandri, mengenai penemuan tubuh terapung di pinggiran Danau Purna Yudha Indah.

“Korban ditemukan mengenakan celana pendek kain biru bergaris putih dan jas hujan warna biru dongker,” ujar Suhandri. Perangkat RT dan RW segera menghubungi Polsek Nongsa serta Babinsa Kabil.

BACA JUGA:  Sengketa Lahan 5,4 Hektare di Sambau, Ahli Waris Ancam Duduki Proyek Perumahan PT Mega Sedayu

Pada pukul 17.15 WIB, tim INAFIS tiba untuk mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara guna identifikasi lebih lanjut.

Identitas Terungkap dan Dugaan Pembunuhan

Korban diidentifikasi sebagai Fabio Muchamad Yusuf, seorang pelajar asal Buana Garden, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk. Berdasarkan hasil visum, ditemukan bekas luka tusukan di dada kiri dan punggung korban.

BACA JUGA:  ASTINDO Travel Fair 2026 Digelar di Batam, Ardiwinata: Perkuat Pariwisata dan Industri MICE

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Andrestian, menyatakan, “Korban diduga kuat merupakan korban pembunuhan.” Penemuan jasad ini memicu penyelidikan intensif oleh Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Nongsa.