Saksi yang syok langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat, yang kemudian diteruskan ke Mapolsek Tebing untuk tindakan evakuasi.
Mendapat laporan genting dari warga, pihak kepolisian bergerak cepat ke lokasi guna mengamankan TKP dan meminimalisir kerumunan massa yang mulai memadati area.
Pukul 17.30 WIB: Unit Inafis Polres Karimun tiba di TKP dengan peralatan lengkap. Petugas langsung menurunkan jasad RR dari lilitan kabel listrik dan melakukan identifikasi awal pada tubuh korban.
Jasad remaja malang tersebut segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani prosedur visum.
Hingga saat ini, alasan kuat di balik keputusan RR mengakhiri hidupnya masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan.
Di usia yang baru menginjak 15 tahun, masa di mana seorang remaja seharusnya menghabiskan waktu untuk belajar dan bermain, RR justru memilih menyendiri di balik sunyinya rumah kosong.
Pihak kepolisian dari Polsek Tebing masih melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan bukti-bukti di sekitar TKP serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga dan teman dekat korban.
Polisi berharap bisa segera mengungkap apa yang menjadi pemicu atau jeritan hati tersembunyi yang membuat RR nekat melakukan aksi nekat ini.













