Di tengah kegelapan dan ketidakpastian, Tim SAR terus membuka jalur komunikasi bagi masyarakat yang mungkin memiliki petunjuk tentang dua nelayan yang hilang.
“Kami memohon dukungan penuh dari masyarakat. Jika ada informasi sekecil apa pun, tolong hubungi kami,” seru Abdul Rahman.
Nomor telepon dan email terus diumumkan di setiap pesan darurat: WhatsApp (082283907707), telepon (07733211080), atau email (komnatuna@gmail.com).
Keluarga korban, para nelayan lokal, dan Tim SAR kini berbagi doa yang sama—agar laut memberi kembali apa yang telah ia ambil. Harapan terus menyala, meski ombak besar dan langit kelabu menantang mereka setiap hari.













