Misalnya seperti perbedaan penerapan bea di masing-masing wilayah pengembangan. Batam selama ini merupakan wilayah bebas bea, sementara di Bintan tidak. Mobil yang akan melintasi Bintan ke Batam harus membayar bea terlebih dahulu agar bisa menyeberang, setelah sampai di Batam, bea akan dikembalikan.
“Itu masalah teknis lapangan yang harus kita selesaikan, karena situasi berubah dan integrasi kawasan ekonomi makin diperlukan,” ungkap Airlangga.
Kawasan Rempang diharap dapat meningkatkan daya saing Indonesia di kawasan Asia Tenggara lantaran letak Pulau Batam yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. “Hal ini didukung juga pelaksanaan kerja sama ekonomi Sub regional IMT-GT untuk mendukung pengembangan Batam sebagai Green City,” kata Airlangga.













