Sementara itu Abu Sufyan mewakili kanwil kemenag kepri, mengapresiasi acara yang diinisiasi majelis dzikir ngaji urip nusantara.
Pihaknya mengimbau kepada para kandidat yang ikut kontestasi pilkada, agar tidak menggunakan tempat ibadah sebagai sarana kampanye dan kegiatan politik lainnya.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan doa bersama ini. Harapan kami pelaksanaan pilkada nanti berjalan dengan kondusif,” kata Abu Sufyan, Kabag TU Kanwil Kanmenag Kepri.
Ketua FKUB Kepri Handarlin Umar mengatakan, sesuai dengan selogan FKUB kerukunan adalah budaya kita, maka setiap masyarakat kepri wajib menggaungkan dan mengimplementasikan slogan tersebut, sehingga kerukunan di kepri bisa benar-benar menjadi budaya.
“Agar kita bisa hidup rukun dan berbudaya, maka selogan “rukun budaya kite” harus digaungkan,” ujar Handarlin Umar dengan semangat.
Acara ditutup dengan deklarasi pilkada serentak tahun 2024 damai, yang dipimpin ketua FKUB kepri dan diikuti lintas agama. (*)












