Sejumlah nama tokoh Melayu Kepri kontemporer juga turut diabadikan, seperti usulan Simpang Dato’ H. Machmur Ismail di kawasan Baloi, Simpang Dato’ H. Imran AZ di kawasan Winsor, hingga Simpang Dato’ H. Nyat Kadir di wilayah Tiban yang juga Mantan Wali Kota Batam pada masanya.
Sebagai bagian dari langkah implementasi, LAM Batam juga meminta agar pemerintah memasang plank penamaan resmi dan melakukan launching terbuka agar diketahui masyarakat luas.
Bahkan, LAM secara khusus meminta agar nama-nama baru tersebut nantinya disinkronkan dengan platform digital seperti Google Maps agar mudah dikenali masyarakat maupun wisatawan.













