LAM menyoroti bahwa simbol-simbol kota tidak hanya berfungsi sebagai penanda fisik, tetapi juga mencerminkan sejarah dan identitas budaya. Nama “Laksamana Ladi” dianggap janggal karena tidak ada literatur sejarah yang menguatkan keberadaan sosok ini. Jika BP Batam tidak mampu memberikan penjelasan yang meyakinkan, LAM mendesak agar nama tersebut diganti.
LAM Batam Tegas: Nama Flyover Laksamana Ladi Harus Ditutup Sementara Hingga Ada Penjelasan Ilmiah












