Menanggapi apresiasi tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memoles Batam sebagai pusat sport tourism unggulan di Asia Tenggara.
Prosesi penutupan yang ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional kompang bersama jajaran pengurus FIBA dan Perbasi menjadi simbol kesiapan Batam menyambut gelombang ajang olahraga internasional berikutnya.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, kami sangat bangga dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan basket internasional ini. Pengakuan ini semakin mempertegas posisi Batam sebagai destinasi sport tourism. Kami siap terus mendukung kelanjutan ajang-ajang berskala dunia di kota ini,” ujar Amsakar.
Turnamen FIBA 3×3 Challenger sendiri merupakan salah satu kompetisi elite dunia yang menjadi kualifikasi resmi menuju FIBA 3×3 World Tour Masters. Kesuksesan Batam menggelar ajang ini memperkuat rekam jejak kota kepulauan ini dalam mengawinkan fasilitas olahraga berkualitas dengan daya tarik pariwisata.













