harris
BatamZona Headline

Krisis Sampah di Batam: Volume Capai 1.185 Ton per Hari, Pemko Bentuk UPTD Baru dan Siapkan TPS-Incinerator

46
×

Krisis Sampah di Batam: Volume Capai 1.185 Ton per Hari, Pemko Bentuk UPTD Baru dan Siapkan TPS-Incinerator

Share this article
Tumpukan sampah di Batam. (Foto: ist)
banner 468x60

“Dengan langkah-langkah ini, kita ingin memastikan penanganan sampah berjalan cepat, terukur, dan efektif,” tegas Yusfa. Pembiayaan akan ditopang melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), termasuk pemetaan kebutuhan armada hingga lokasi TPS siap pakai.

Amsakar: “Ini Situasi Serius, Tidak Bisa Ditangani Secara Biasa”

Wali Kota Amsakar Achmad menegaskan bahwa Batam tidak boleh “bersantai” menghadapi krisis persampahan.

BACA JUGA:  Wali Kota Amsakar Achmad Tegaskan APBD Batam 2027 Berbasis Kinerja, Fokus Pembangunan Hinterland dan Isu Prioritas

“Ini situasi serius. Kita tidak boleh santai. Persoalan sampah harus ditangani terintegrasi karena melibatkan banyak pihak,” ujarnya.

Ia menempatkan camat dan lurah sebagai ujung tombak pengawasan lapangan, terutama dalam memastikan data akurat, penguatan anggaran, dan percepatan eksekusi.

“Kita tidak bisa membiarkan masalah ini berlarut. Semua harus bergerak dalam ritme yang sama,” tegasnya.

BACA JUGA:  Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama

Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menekankan agar seluruh keputusan rapat langsung ditindaklanjuti.

“Besok sudah mulai ditindaklanjuti. Jangan menunda. Kita harus bergerak cepat,” ujarnya.

Selain memperkuat sistem dan armada, Pemko menggerakkan partisipasi publik melalui gotong royong serentak di seluruh kecamatan, termasuk Belakangpadang dan Galang. Ratusan personel gabungan dari masyarakat, komunitas lingkungan, pramuka, mahasiswa, hingga Satgas Kebersihan diterjunkan.

BACA JUGA:  Amsakar: Pembangunan Batam Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat