Menurutnya, setiap cabang olahraga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan program dan anggaran yang kemudian diverifikasi berdasarkan prioritas pembinaan serta kemampuan anggaran yang tersedia.
“Komunikasi yang baik antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyusun program pembinaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Usai sesi diskusi, rombongan KONI dan Dispora Kota Batam berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Mulai dari studio broadcasting, pusat pengelolaan media sosial, pusat kebugaran atlet, klinik kesehatan dan layanan kesehatan gigi, ruang layanan psikologi olahraga, hingga ruang Humas dan Sahabat Pers.
Fasilitas tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan KONI DKI Jakarta dalam mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik dan teknik olahraga, tetapi juga kesehatan, mental, serta publikasi prestasi atlet.
Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, mengapresiasi sistem pengelolaan dan fasilitas yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Menurutnya, banyak hal yang dapat dijadikan referensi untuk mendukung kemajuan olahraga prestasi di Kota Batam.
“Kunjungan ini memberikan banyak wawasan dan pengalaman berharga bagi kami. Berbagai inovasi yang diterapkan KONI DKI Jakarta dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta memperkuat tata kelola organisasi olahraga di Batam,” ujar Rani.







