Wakil Ketua KONI Kota Batam, Rinaldi Samjaya, mengatakan pihaknya ingin mendapatkan gambaran secara langsung mengenai penerapan sistem pembayaran non-tunai yang telah dijalankan KONI DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin baik.
“Kami ingin belajar dari pengalaman KONI DKI Jakarta dalam menerapkan sistem pembayaran non-tunai serta berbagai mekanisme pengelolaan organisasi yang telah berjalan dengan baik. Hal ini penting untuk mendukung terciptanya tata kelola olahraga yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel di Kota Batam,” ujar Rinaldi yang juga sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau.
Selain membahas sistem keuangan, rombongan Batam juga menggali informasi mengenai pola hubungan kerja antara KONI dan Dispora dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi. Diskusi turut mencakup mekanisme pengelolaan dana hibah, regulasi yang mengatur penyalurannya, hingga sistem pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang diterima organisasi olahraga.
Menurut Rinaldi, aspek pengelolaan dana hibah menjadi perhatian penting mengingat tingginya tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.







