Dengan demikian, kitosan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi pencemaran sungai dan menjernihkan air sungai.
Dalam sintesis, efektivitas kitosan dalam menurunkan kekeruhan air sungai dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kualitas kitosan, dosis kitosan, pH air, dan kombinasi dengan koagulan sintetik.
Penggunaan Kitosan sebagai Koagulan
Kitosan dapat digunakan sebagai koagulan dalam proses penjernihan air sungai. Proses koagulasi membantu menghilangkan partikel-partikel kecil dan meningkatkan kualitas air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50 gram limbah kulit udang menghasilkan 11,25 gram kitosan dan dapat menurunkan kekeruhan air sungai sebesar 98,63%. Penggunaan kitosa sebagai koagulan dapat mengikat partikel atau kotoran yang terkandung di dalam air sehingga mengurangi kekeruhan dan meningkatkan kualitas air.
Dalam sintesis, kitosan memiliki potensi yang sangat besar dalam mengurangi pencemaran sungai dan lingkungan. Dengan menggunakan kitosan sebagai koagulan dan adsorben, biaya pembersihan dapat menjadi lebih hemat dan kualitas air sungai dapat meningkat.
Oleh karena itu, kitosan dapat menjadi solusi yang efektif dan ramah lingkungan untuk mengurangi pencemaran sungai dan lingkungan.










