Dengan fleksibilitas sebagai mitra pengemudi, Glory juga bisa membagi waktu untuk keluarga. “Jam on-bid bisa saya atur sendiri. Kadang jam 4 atau 5 sore sudah capai target, jadi lebih bebas,” jelasnya.
Selain soal penghasilan, Glory merasakan profesi ini menghadirkan nilai kemanusiaan. Ia masih ingat ketika membantu seorang penumpang menuju rumah sakit untuk melahirkan.
“Awalnya saya merasa cuma menjalankan tugas saja. Ternyata bagi orang lain, bisa berarti sangat penting. Saya jadi bisa menolong orang, misalnya saat di kondisi gawat darurat begitu,” ujarnya.
Glory kini semakin mantap melanjutkan perjalanannya bersama Maxim. Ia berharap perusahaan terus berkembang agar kesejahteraan mitra pengemudi semakin meningkat.
“Kalau Maxim maju, kami mitra pengemudi juga ikut maju,” tutupnya.
Kisah Glory menjadi bukti nyata bahwa Maxim tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Batam.
Dengan sistem yang fleksibel dan penghasilan yang menjanjikan, Maxim hadir sebagai solusi ekonomi yang memberikan harapan baru bagi banyak orang.













