Dedikasi pria berpangkat Aipda ini tidak berhenti di balik setir mobil jenazah saja. Demi memastikan warga yang berduka mendapatkan pelayanan yang paripurna, Raja Faisal juga memilih bergabung dalam Tim Fardhu Kifayah Bhabul Akhirat.
Melalui tim ini, ia terjun langsung membantu seluruh proses pengurusan jenazah secara Islami, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, mempersiapkan liang lahat, hingga mengantarkannya ke tempat peristirahat terakhir di pemakaman.
Bagi masyarakat Anambas, kehadiran Raja Faisal di masa-masa sulit bukan sekadar bantuan logistik, melainkan oase penyejuk yang meringankan beban batin keluarga yang ditinggalkan. Hal ini menjadi wujud nyata dari sosok Polri yang humanis, dekat, dan berempati tinggi pada kehidupan warganya.
Konsistensi dan ketulusan yang membekas di hati masyarakat Anambas ini akhirnya terdengar hingga ke tingkat komando atas. Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., secara khusus memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan anggotanya tersebut.
Apresiasi serupa juga mengalir dari Kapolda Kepulauan Riau, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. Melalui Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., pihak Polda Kepri menilai tindakan Raja Faisal adalah cerminan sejati dari nilai-nilai luhur Bhayangkara.













