“Kalau kita tidak, Indonesia, kalau harganya terlalu murah sekali, kasihan petani dan penghasilan lainnya termasuk pengusaha yang memproduksi. Sebaliknya kalau harganya tinggi sekali, masyarakat menjerit, karena tidak terjangkau harganya,” kata dia.
“Kita harus mencari balance antara menyenangkan produsen dan juga menyenangkan konsumen, karena negara kita juga negara yang memproduksi,” ia menambahkan.
Mendagri Ancam Pengusaha Tahan Stok Bakal Dipidana
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mewanti-wanti para pengusaha untuk tidak menahan stok selama Ramadan dan Idul Fitri 2024. Dia khawatir harga pangan akan mahal di pasaran juka stok minim.
Mendagri Tito tak ingin harga pangan membebani masyarakat saat bulan puasa nantinya. Maka, dia meminta sejumlah pengusaha untuk menggelontorkan stoknya ke pasaran.
“Kalau ada barang yang ditahan akan mengakibatkan distribusi enggak jalan, harga naik, masyarakat yang kasihan,” ujar Tito dalam dalam Rapat Koordinasi Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Puasa dan Idulfitri, di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Senin (4/3/2023).
Dia tak menampik, dalam aspek bisnis pengusaha tetap mencari untung. Namun, dia juga meminta keuntungan yang diambil pengusaha sektor pangan tidak memberatkan masyarakat sebagai konsumen.










