Proyek yang seharusnya menjadi fasilitas strategis untuk mendukung penyiaran publik ini justru menjadi ajang penyalahgunaan anggaran.
Gelar perkara turut dihadiri Asisten Intelijen, Asisten Tindak Pidana Khusus, dan Kasi Penkum Kejati Kepri.
Penahanan ketiga tersangka ini menegaskan komitmen Kejati Kepri dalam memberantas korupsi di wilayahnya, khususnya dalam proyek yang menggunakan anggaran publik.
Langkah Hukum Tegas
Kajati Kepri menegaskan bahwa tindakan ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga pesan kuat kepada semua pihak untuk lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran negara.
“Kasus ini menjadi pengingat bagi siapa pun yang memiliki kewenangan dalam mengelola anggaran publik untuk menjalankan tugas dengan integritas. Kami tidak akan ragu untuk menindak tegas pelaku korupsi demi melindungi kepentingan masyarakat,” tambah Teguh.
Saat ini, penyidik terus melanjutkan proses hukum untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini mendapatkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Kejati Kepri juga membuka kemungkinan adanya tersangka tambahan jika ditemukan bukti baru dalam proses penyidikan.
Dengan kerugian negara yang signifikan, kasus ini menjadi sorotan publik sebagai wujud nyata pentingnya pengawasan dan transparansi dalam setiap proyek pembangunan.













