Namun, untuk empat minggu ke depan, penggunaan flyover ini dibatasi hanya untuk kendaraan ringan, seperti roda empat dan roda dua. Kendaraan berat baru diizinkan melintas setelah proses semenisasi selesai sesuai standar keselamatan.
PT Adhi Karya sebagai kontraktor memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga. “Kita ingin memastikan pekerjaan ini benar-benar sesuai prosedur sehingga dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat,” tambah Rudi.
Tahapan Lanjutan dan Evaluasi Infrastruktur Lama
Selain peresmian flyover, Rudi juga mengungkapkan rencana pembangunan jalan penyambung.
“Jalan penyambung ke arah Sekupang sudah selesai, tapi yang ke Laluan Madani belum. Proyek jalan ini telah dimasukkan dalam anggaran 2025 dan akan dilelang tahun depan,” jelasnya.
Jalur lama Sei Ladi juga akan dievaluasi mengingat usia jembatan yang sudah cukup tua. “Kami khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Evaluasi ini penting untuk memastikan keselamatan pengguna jalan,” katanya.
“Batam diharapkan menjadi kota baru dengan infrastruktur modern yang mampu mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitasnya. Dengan demikian investasi akan lebih cepat masuk,” kata Rudi.













