harris
BP Batam

Jamin Pasokan Air Warga Nongsa, BP Batam Tegaskan Industri Data Centre Wajib Pakai SWRO Mandiri

22
×

Jamin Pasokan Air Warga Nongsa, BP Batam Tegaskan Industri Data Centre Wajib Pakai SWRO Mandiri

Share this article
waduk nongsa
Waduk Nongsa. (dok. BP Batam)
banner 468x60

“Secara teknis, pengembangan ekosistem Data Center di KEK Nongsa Digital Park maupun kawasan industri Kabil telah didorong menggunakan model pengelolaan air mandiri berbasis teknologi SWRO. Seluruh pengembang wajib membangun dan memfungsikan instalasi desalinasi air laut ini untuk operasional penuhnya,” tegas Tuty.

Tuty menjelaskan, selama tahap konstruksi awal dan persiapan fasilitas, dukungan suplai dari Waduk Duriangkang bersifat sangat sementara dan sangat terbatas. Apalagi mayoritas pelaku usaha data centre yang terdata di Batam masih berada dalam tahap perencanaan jangka panjang.

BACA JUGA:  Sulap 1.200 Ton Sampah Batam Jadi Listrik 20.000 Rumah, BP Batam Gaet Raksasa Jepang

Dari seluruh peta investasi, baru satu fasilitas yang sudah beroperasi, satu dalam tahap konstruksi, dan empat lainnya masih dalam tahap perencanaan. KEK NDP sendiri telah memiliki embung mandiri internal untuk pemeliharaan kawasannya.

Di sisi lain, guna mengatasi gangguan pasokan air warga akibat kemarau panjang di Nongsa, BP Batam telah mengeksekusi sejumlah mitigasi darurat:

BACA JUGA:  Listrik Batam Padam Total, BP Batam Fokus Amankan Rumah Sakit dan Bandara

Pengaliran Air Baku: Mengalirkan air dari embung Kebun Raya Nongsa melalui pipa transmisi ke Waduk Nongsa.

Interkoneksi Pipa: Menguatkan jaringan distribusi dengan menyambungkan jalur pipa dari Waduk Duriangkang ke kawasan Nongsa.

Pemasangan Mini Booster Pump: Menggenjot pengerjaan pompa dorong untuk memperkuat tekanan air ke wilayah elevasi tinggi dan end-line seperti Perumahan Renggali, Citra Nongsa, Taman Yose, Prasetya, dan Sambau.

BACA JUGA:  Kualitas Udara Batam Memburuk Akibat Asap Sumatra-Kalimantan, BP Batam Bagikan Masker Gratis