SiakZona Headline

Jalan Poros Tiga Desa Rusak, Warga Keluhkan Aktivitas Truk Cakang di Industri Tanjung Buton

359
×

Jalan Poros Tiga Desa Rusak, Warga Keluhkan Aktivitas Truk Cakang di Industri Tanjung Buton

Share this article
Warga menduga kerusakan sejumlah ruas jalan Industri Buton menuju desa Sungai Rawa, Desa Rawa Mekar Jaya dan Desa Penyengat itu disebabkan truk pengakut Cakang yang over kapasitas. (Foto: Afriadi)
banner 468x60

“Jadi masyarakat disini jadi bertanya-tanya, jalan ini dibangun menggunakan anggaran pemerintah kabupaten bukan jalan nasional. Karena kami yang merasakan betapa susahnya akses jalan yang rusak akibat kendaraan truk cakang,” tegasnya.

Ia menuturkan, masyarakat tidak menghalangi atau menghambat aktivitas perusahaan cakang. Namun, perusahan juga bisa mengatur volume muatan truk cakang kelapa sawit sesuai kapasitas jalan agar jalan-jalan tidak mengalami kerusakan, sehingga masyarakat tidak dirugikan.

BACA JUGA:  Batam Dikepung Kekeringan, Amsakar Achmad Pimpin Ratusan Warga Salat Istisqa di Engku Putri

“Muatan truk-truk cakang ini hampir 30-40 ton, mana kuat jalan ini, kalau lah pemerintah mementingkan investasi seharusnya pemerintah mengatur kekuatan jalan, atau mengatur volume muatan truk, jangan sampai menyusahkan masyarakat,” ucapnya.

Selain kelebihan over kapasitas, Sutarno juga mengeluhkan parkir truk-truk yang memakan bahu jalan saat melakukan aktivitas loading cangkang kelapa sawit, sehingga membuat jalan menjadi sempit. Tak hanya itu, tidak ada satupun petugas dari Dinas Perhubungan atau dari perusahaan mengatur lalu lintas kendaraan.

BACA JUGA:  Viral Isu 'Psikopat' di Dabo Singkep Usai Temuan Mayat Terkubur di Halaman Rumah

“Tak pernah saya melihat petugas baik dari pemerintah maupun dari perusahaan mengatur lalu lintas jalan. Jalan ini bukan hanya untuk perusahaan, kan ini untuk masyarakat, kan kami bayar pajak untuk pembangunan jalan ini,” pungkasnya.